Postingan

Cerpen "Hujan Rindu Menjalang"

Setiap hujan turun untuk menyapa penduduk bumi, gadis itu tak pernah absen duduk di tepi pekarangan rumah sambil memandang langit. Ia menanti air langit itu tanpa pernah menaruh kesal dan gundah. Senyum selalu tergambar di wajah sendunya. Sudah enam periode musim penghujan ia lalui. Dan ia masih sendiri. Mungkin, tahun berikutnya akan jadi waktu keberuntungan bagi dia.             Hujan adalah mimpi yang masih ia pendam dan berharap suatu ketika ada jawaban yang mampu mengusir segala sepi di dirinya. Lelaki enam tahun lalu telah membuatnya benar-benar jatuh hati. Tak dapat ia pungkiri, pria itu dengan sempurna membangun istana megah di sudut batinnya. Meski hanya dalam satu kali pertemuan yang amat singkat. Karena lelaki itu, gadis itu masih dapat menikmati peliknya dunia.             Mungkin akan terdengar berlebihan saat dikata pria itu adalah cinta pertamanya. Hanya seki...

Puisi "Langkahmu di Ujung Senja"

Gambar
Oleh: Erina Budi Purwantiningsih Universitas Negeri Malang – PGSD PP3 2015 Sumber: Dokumen Pribadi kasih, tahukah kau saat langit mulai menguning dan rombongan merpati telah kembali pulang aku masih bercengkrama dengan senja di ujung jalan karena kaulah yang ada di sana, itu engkau yang berkilauan seperti matahari sore kasih, kala bulan penuh turun di kaki bukit dan bintang-bintang datang menjajakan sinarnya di sepanjang malam purnama emas pahamilah terangnya yang menjadi jelmaan segala rinduku kau seperti kerlip bintang-bintang menangkap hatiku dan memenjarakannya ini semakin kuat memaksaku untuk mendentam memoriku dan menyimpan tawamu dalam naungan langit malam, daku teringat padamu dalam air mataku yang mulai meninggi kau muncul di pikiranku, dan waktu berjalan dan berhenti bersamamu Kediri, 12-12-2016 (Puisi ini diterbitkan di Majalah Media  <Majalah Pengembangan Pendidikan Jawa Timur> Edisi Januari 2017) ...

Nyalang PGSD dalam Kabut Bayang

PGSD? Pertanyaan itu seringkali terlontar saat ada yang saling berbincang mengenai salah satu prodi pendidikan tinggi keguruan. Mengapa? Pola pikir masyarakat umum terlanjur terkotak bahwa PGSD hanya akan mencetak calon guru yang akan disibukkan mendidik anak usia kisaran 7-12 tahun dengan kenakalan khas dan teramat sulit dikendalikan. Selepasnya, rumor tugas yang disandang guru SD mulai dari pengelolaan kelas, perumusan aneka lembar evaluasi, dan menyelesaikan laporan maupun lembar administrasi yang tampak menyebalkan.  Tak hanya itu, gaji yang dianggap tak cukup memenuhi kantong juga menjadi momok mereka yang memandang sebelah mata prodi PGSD dan produk lulusannya ini. Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah. Mengingat profesi guru SD di kalangan masyarakat bagai tersingkir oleh profesi-profesi lain yang dinilai lebih bonafit dan berkelas seperti dokter, perawat, polisi, dan lain sebagainya. Namun, pemikiran kuno itu mulai lungsur mengingat pemerintah tengah gencar-genca...

Teruntuk Kau yang Sibuk Bergumul dengan Masa Lalu

Gambar
Dalam waktu-waktu tertentu, adakalanya kita rindu dengan ‘masa lalu’ hingga kita berusaha mengotak-atiknya, mencoba bersua kembali, tapi adapula yang sedang menempa diri untuk melupanya. Tak ada salah tentang sikap kita terhadap ‘masa lalu’, karena setiap orang punya kisah yang berbeda mesti intinya hanya dua, manis yang pantas untuk dikenang serta getir sehingga perlu dilupa namun justru mendewasakan pikir dalam bersikap. Lalu, bagaimana melalui pahitnya masa lalu yang kerap menghalau diri untuk melaju? Faktanya, banyak cara dipilih meski kadang cara itu kurang baik. Namun, meski masa lalu kita tak manis, bukankah lebih baik kita coba jadikannya legit? Mungkin terdengar terlalu teoritis. Tapi hidupmu bukankah lebih utama? Berdamailah dengan masa lalu  “Aku pernah percaya padanya dan ternyata dia tak pernah menghargainya”. “Aku tak mau bersua dengannya. Titik!” dan berjuta kalimat pilu lainnya. Pernah mendengar pepatah, kau harus jatuh dulu sebelum mendaki lagi...

Mendulang Gizi dari Keripik Bonggol Pisang

Gambar
Pict: Infokecantikan.co Siapa sangka bonggol pisang yang tak pernah dilirik menjadi bahan baku pangan kini mulai digemari masyarakat. Pasalnya, bonggol pisang mengandung energi sebesar 43 kkal, protein 0,6 gr, karbohidrat 11,6 gr, lemak 0 gr, kalsium 15 mg, fosfor 60 mg, dan zat besi 1 mg. Selain itu di dalam bonggol pisang juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,01 mg, dan vitamin C 12 mg. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gr bonggol pisang, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %. Bagaimana pembuatannya? Yuk, cari pisau, cangkul golok. pohon pisang, batu kapur, air, ember, pasah, dan penyedap rasa. Jangan lupa pilih jenis pohon pisang, supaya tidak pahit rasanya pilih pohon pisang kepok dan kluthuk selain kedua pohon pisang tersebut rasanya akan pahit. Bonggol pisang dikuliti dan di irisi tipis-tipis menggunakan pasah. Kemudian, di rendam dengan air kapur selama kurang lebih 4 hari, tiriskan dan jemur hingga kering. Siap...

Diorama Malam - Erina Budi Purwantiningsih

Gambar
Puisi ini pernah lolos seleksi lomba cipta puisi nasional 2016 oleh Oase Pustaka. Hak cipta oleh penyair. DIORAMA MALAM aku ingin berucap padamu dengan suara penuh keluh dan langit-langit berwarna lusuh agar kau mampu rasa, tak hanya kata nantinya... kau pun akan kubawa jauh dari titik sunyi sejarah yang lapuk mencari bentuk akhir kisah yang terlanjur memburuk ah, aku sekarat lampu aku matikan. tinggal temaram akankah kataku turut padam? aku menepi, memejam apakah bara di kisahmu turut padam? derik kakimu melintas datang lagi dan pergi lagi menjadi dalam keributan yang sepi aku masih ingin berucap padamu, persis seperti guratan cerita yang kau tulis untukku: “Sebuah cinta yang kupetik dari belaimu dan kehangatan tubuhmu, malam itu. Dan kita tak lagi kita.” Kediri, 2016

Lolos SNMPTN? Caranya?

Gambar
Mungkin hampir seluruh anak Indonesia, terutama bagi yang akan melanjutkan kuliah pasti tahu apa itu SNMPTN. SNMPTN adalah jalur masuk universitas negeri lewat seleksi rapor dan prestasi belajar selama masa SMA (sederajat) yang diselenggarakan oleh Dikti yang tahun 2015 ini bermarkas di UNY. Kriteria penilaiannya rata-rata hampir tiap tahun sama , yaitu: Indeks nilai rapor yang stabil (naik-turun boleh, asalkan tidak terlalu mencolok jarak nilainya dan nilai yang turun itu masih di atas nilai KKM) Indeks sekolah (prestasi sekolah) Universitas di provinsi asal SMA lebih diperhitungkan. Bukan berarti tidak boleh mengambil jurusan di universitas luar provinsi, hanya saja kamu harus lihat sainganmu, baik dari sekolah kamu maupun sekolah lain dengan melihat daya tampung jurusan dari tahun pertahun) Sertifikat pendukung Memang pihak panitia SNMPTN tidak mengumumkan secara blak-blakan mengenai poin-poin penentu lolosnya seorang siswa di jalu...